Belinyu – Bangka, Minggu (30/11/2025).
Upaya wartawati KARYAJURNALISTIK.MY.ID untuk mengonfirmasi dugaan penyembunyian alat berat jenis excavator (PC) oleh Big Bos Ajau justru berujung pada tindakan yang mengejutkan: kontaknya diblokir sepihak.
Pemblokiran ini terjadi saat wartawati hendak meminta klarifikasi terkait informasi bahwa PC yang selama ini dicari Kejaksaan—dan kuncinya disebut berada di tangan seorang oknum jaksa—tiba-tiba menghilang dari lokasi penyimpanan.
🔥 Dugaan Makin Pekat: PC Hilang,kontak Telepon Wartawati Ikut ‘Di Blokir’
Warga setempat menilai langkah memblokir wartawati justru memperkuat dugaan adanya sesuatu yang sengaja ditutupi.
> “Kalau tidak ada masalah, kenapa wartawati diblokir? Ini makin jelas ada yang disembunyikan. PC itu bukan main-main nilainya,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Informasi yang diterima tim investigasi menyebutkan:
PC tersebut sebelumnya berada dalam pengawasan, kuncinya bahkan dipegang seorang jaksa,
Namun ketika dicek kembali, alat berat itu tidak ditemukan,
Belakangan terendus dipindahkan secara diam-diam ke sebuah gudang di Belinyu yang diduga terkait jaringan Big Bos Ajau.
🔍 Publik Menunggu Langkah Tegas APH
Hilangnya barang bukti yang bernilai tinggi ini menimbulkan spekulasi liar:
Siapa yang memindahkan?…
Kenapa kunci berada pada oknum jaksa tapi PC tetap bisa “lenyap”?
Siapa pihak lain yang ikut bermain?…
Tanpa transparansi, kasus ini berpotensi menyeret banyak pihak dalam dugaan permainan gelap yang melibatkan aktor lokal hingga penegak hukum.
Hingga berita ini dibuat, pihak Big Bos Ajau maupun aparat terkait belum memberikan penjelasan resmi. Wartawati yang mencoba mengonfirmasi justru diblokir, membuat publik semakin geram dan mendesak APH mengusut kasus ini hingga ke akar-akarnya.
Tim investigasi:
Mega Lestari ✍️















